+ Reply to Thread
Page 1 of 4
1 2 3 ... LastLast
Results 1 to 10 of 34

Thread: Pindah Operator Tanpa Ganti Nomor

  1. Pindah Operator Tanpa Ganti Nomor

    Di negara lain sudah ada yang membolehkan pelanggan telepon untuk pindah operator tanpa mengganti nomor teleponnya.

    Bagaimana pendapat rekan-rekan soal ini? Bisakah di Indonesia?
    ... .. .... .. .:. .... ..: .::: .: :.

  2. Join Date
    May 2008
    Posts
    2

    Waduh setuju banget nich kalo bener dijalankan, sedari dulu gw dah mau cabut ganti nomor XPLOR ke yang lain... pelayanannya makin kesini makin buruk dan buruh tidak sebening kaca lagi. Mana susah kali untuk telepon..... BRTI segera implementasikan ini ! Sudah bosan nich sama operator kelas monyet = operator kelas kambing seperti iklannya ! Sayang aja nomor gw udah kesebar kemana-mana !

  3. Join Date
    Jan 2008
    Posts
    3

    HMmh...Rasanya sudah tak sabar lagi menunggu ganti operator

  4. Join Date
    May 2008
    Location
    Fish & Crocodile City
    Posts
    232

    di satu sisi asyik sih, ngga perlu repot ngurusin administrasi pribadi (misal: ngirim notifikasi bahwa nomor ganti ), tapi di sisi lain apa ngga bakal terjadi kebingungan?

    soalnya selama ini kan dari nomor2 yang ada, kita bisa tahu operatornya, misalnya:

    0811 = Halo
    0812, 0813 = Simpati
    0856 = IM3
    0817, 0818 = XL

    dll....

    nah, misalnya nomornya 0811 tapi operatornya AXIS misalnya, apa ngga pusing tuh?

    GBU.

  5. Join Date
    Sep 2007
    Location
    batavia
    Posts
    1,884

    gw lebih melihat dari sisi konsumen, yang penting dapat tarif murah tanpa harus ganti2 nomer serta service dan kualitas produk yang baik.

    dengan perang harga seperti sekarang, buat pelanggan pasca bayar seperti saya, lebih sering gigit jari lihat promo dari telkomsel. bayar lebih mahal, tapi ga dapat apa2.
    do you think what i think?

  6. Join Date
    Dec 2007
    Posts
    13

    Ganti Operator tanpa Ganti Nomer??

    Seru juga..... Tapi apa iya dengan banyaknya operator di Indonesia, pemerintah sebagai regulator mampu mengatasi sistem pentarifan yang sudah ada sekarang. Apalagi dengan angka gonta - ganti kartu yang masih tinggi.

    Menurut saya, pemerintah lebih baik mengawasi operator-operator yang terlalu banyak mengumbar janji-janji dengan tarif promosi. Karena efeknya akan berpengaruh terhadap angka kesuksesan untuk panggilan keluar pada waktu-waktu tertentu.

    Tapi apabila hal ini belum bisa dilaksanakan oleh pemerintah, program number portability akan menjadikan bumerang bagi pemerintah dan operator itu sendiri. Karena masyarakat kita terlalu terpengaruh terhadap tarif-tarif promosi bukan kualitas pelayanan.

    Contoh saja, apabila pelanggan A pakai operator B, lalu operator A ada tarif promosi, dan pelanggan A akan mengajukan number port ke operator A dengan alasan lebih murah dari operator B. Mungkin kalau tarif itu berlaku selamanya dan pelayananannya lebih baik dari operator B, dan si pelanggan bertahan dalam jangka waktu tertentu, saya kira gak ada masalah. Tapi seandainya apabila pelayananannya buruk dan tarif yang berlaku hanya untuk 3-6 bulan kedepan, bukannya itu merugikan si pelanggan sendiri?? Apalagi kalau kalau tiap bulan operator-operator yang ada saat ini mengadakan promosi tiap bulan, apa ini nggak bisa di salah gunakan oleh pelanggan itu sendiri??

    Sekedar masukan bagi pemerintah saja, apabila number portability benar-benar di jalankan di Indonesia, saya berharap pemerintah mempertimbangkan hal-hal sbb:

    1. Setiap operator di haruskan saling meng-crosscheck data serta penggunaan setiap pelanggan yang mengajukan number port.

    2. Pemerintah harus dan kudu wajib menegaskan bahwa jangka waktu minimum 1-2 tahun sebelum pelanggan mengajukan number port yang baru.

  7. Join Date
    May 2008
    Posts
    1

    Sbg konsumen setuju sekali bisa pindah operator dgn nomor tetap . . .
    Sebagai calon konsumen mau nanya sama pemerintah apakah dengancara ini bisa membuat operator membangun jaringan dikampung nenek saya atau calon konsumen lainnya ? atau dengan bahasa canggihnya memeratakan penyebaran infrastucture telco ?

  8. Join Date
    May 2008
    Posts
    2

    Quote Originally Posted by Seventh String View Post
    di satu sisi asyik sih, ngga perlu repot ngurusin administrasi pribadi (misal: ngirim notifikasi bahwa nomor ganti ), tapi di sisi lain apa ngga bakal terjadi kebingungan?

    soalnya selama ini kan dari nomor2 yang ada, kita bisa tahu operatornya, misalnya:

    0811 = Halo
    0812, 0813 = Simpati
    0856 = IM3
    0817, 0818 = XL

    dll....

    nah, misalnya nomornya 0811 tapi operatornya AXIS misalnya, apa ngga pusing tuh?

    GBU.
    Wahh saya kira nggak bingung bung, makanya roadmap nya panjang sampe 2011
    tentunya akan ada registrasi nomor baru,
    dan nomor itulah nanti yang akan dipakai

  9. Join Date
    Nov 2007
    Posts
    43

    ini yg ditunggu2. kalo sistem ini bisa berjalan, otomatis para operator musti bersaing dan berinovasi untuk menjadi yg terbaik biar langganannya pada ga kabur ke operator laen. nomor yg kita pake pun ga perlu gonta ganti kalo mo pindah pake service operator laen. repot ah kasih2 pengumuman ke sekian banyak orang yg uda kenalin nomor hp yg identik dgn kita selama ini.

  10. Join Date
    Apr 2008
    Location
    systemtray
    Posts
    1,387

    yah kartu perdana gak laku dunx..??

    btw di luar sono kalo ganti operator sistemnya gimana yah??

+ Reply to Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts